Menurutnya, percekcokan diduga dipicu oleh rencana istri almarhum untuk mengambil sejumlah barang yang berada di rumah peninggalan suaminya.
Peristiwa itu disebut terjadi ketika belum genap masa 40 hari wafatnya almarhum sang suami.
"Belum juga genap 40 hari kepergian almarhum, istrinya mau ambil barang-barang di rumah. Mau dijual atau digadai, intinya rumah itu mau dikosongkan sebelum ditinggalkan. Jelas anak-anak tirinya keberatan, tidak ada yang mau, makanya terjadilah percekcokan waktu itu," ungkapnya.
Baca Juga: Sensus Ekonomi Dimulai, Bupati Muna Instruksikan Perangkatnya Layani Para Pejuang Data
Dalam video yang beredar, pria yang diduga merupakan anak dari almarhum terdengar menyampaikan keberatannya atas pengambilan sejumlah barang dari rumah tersebut.
