“Aih mampus anak-anak, ya Allah, astaga,” teriak salah satu pelajar yang diduga pelajar putri yang merekam kejadian tersebut, Sabtu (18/1/2024).
Akibat tawuran, selain menyita perhatian warga setempat, insiden ini juga mengganggu arus lalu lintas di jalan poros Batauga. Keributan baru mereda setelah salah satu kubu dipukul mundur oleh kubu lainnya dan meninggalkan lokasi kejadian.
Kelompok pelajar yang terlibat tawuran diketahui berasal dari SMA dan sekolah menengah kejuruan (SMK) di Buton Selatan. “Anak SMA dan SMK,” ujar seorang pelajar yang tidak ingin disebutkan namanya.
Motif tawuran ini disinyalir dipicu oleh kabar bahwa seorang pelajar dari SMK akan dihakimi oleh sejumlah pelajar dari salah satu SMA di Buton Selatan. (C)
