"Kecewa sekali, sekelas BUMN saja tesnya tidak berintegritas, bagaimana mau maju BUMN kalau direkrut orang-orng curang," ujar Dinda.
Baca Juga: Meluncur 17 Agustus, Jokowi Siapkan Nama Vaksin COVID-19 Buatan BUMN
Dilansir dari instagram @narasinewsroom, Maulana Yusuf Hanafi pendiri EduCV yang diduga sebagai penjoki dari tes BUMN itu membantah atas dugaan tersebut.
"Saya tekankan, saya sendiri sebagai founder, tidak membantu, tidak pernah ikut campur di grup untuk soal-soal yang di foto sama peserta," ujar Maulana.
Dia menambahkan, jadi peserta yang kirim soal kemudian peserta yang lain juga yang membantu. (A)
