Baca Juga: Dapur Pria Viral Joget Pamer Untung MBG Rp 6 Juta Sehari Dihentikan BGN, Disebut Punya 7 Titik SPPG
Menurut Marzuki, praktik tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Ia menilai penggunaan mantra dengan kata-kata yang tidak pantas, serta penggabungan dengan gerakan yang menyerupai ibadah, dapat mencederai nilai-nilai agama.
"Mencampurkan kalimat mulia dengan kata-kata yang tidak pantas itukan mencederai nilai-nilai prinsip agama. Dalam hal ini agama memiliki aturan yang jelas terkait adab dan tata cara berdoa," sebutnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih metode pengobatan alternatif. Ia menekankan pentingnya memastikan bahwa praktik yang dijalankan tidak menyimpang dari ajaran agama maupun norma yang berlaku.
"Kami bukan berarti menghalang-halangi mata pencaharian orang, namun kami sangat sayangkan caranya. Kami mengingatkan pentingnya menjaga adab dalam penggunaan doa, terutama ketika disampaikan kepada masyarakat luas," bebernya.
