Dari sisi penegak hukum, Kapolsek Berbak, Iptu Hans Simangunsong, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian bersama unsur terkait akan mengupayakan penyelesaian melalui jalur mediasi.
“Ya benar, kita akan mediasi hari ini terkait persoalan ini bersama pihak sekolah, guru, dan pihak terkait lainnya. Mudah-mudahan ada titik terang,” ungkapnya saat dihubungi.
Camat Berbak, Nopi Ariansyah, juga menyampaikan hal serupa. Ia menyebutkan bahwa proses mediasi langsung dilakukan dengan melibatkan orang tua siswa, kepolisian, Babinsa, serta pihak komite sekolah.
“Sekarang kita sedang upayakan mediasi, melibatkan Babinsa, Polsek Berbak, dan pihak komite di sekolah itu,” kata Nopi di Tanjung Jabung Timur.
Menurut Nopi, insiden yang menghebohkan media sosial tersebut diduga bermula dari kesalahpahaman saat guru memberikan arahan kepada siswa. Situasi yang awalnya berupa adu argumen kemudian berkembang menjadi kericuhan.
