Ibu Novia mengatakan, kejadian yang menimpa putrinya sudah di luar nalar dan kemampuannya sebagai orang tua. Namun, ia memohon agar peristiwa yang dialami putrinya tidak dibesar-besarkan lagi di media sosial ataupun media lain.

"Dan saya mohon maaf sekali, bahwasannya, ini adalah kejadian yang di luar nalar saya, di luar kemampuan saya. Dan saya mohon maaf sekali supaya ini tidak dibesar-besarkan, baik di Twitter maupun apapun," ungkap ibu Novia.

Lebih lanjut, ibu Novia mengungkapkan alasan di balik pernyataannya. Ia menjelaskan kondisi putrinya sebelum mengakhiri hidup.

Sang ibu bercerita jika Novia sempat dibawa ke rumah sakit jiwa (RSJ) untuk diperiksa kondisinya. Berdasarkan pengakuannya, sang putri dinyatakan memiliki stres.

"Memang anak saya ini, istilahnya bisa dikatakan sakit ya, depresi. Pada tanggal 29 November, hari Senin itu, saya datang ke RSJ. Dan di RSJ itu, (Novia) memang dinyatakan stres," pungkas sang ibu.