JAKARTA, TELISIK.ID - Lebaran tahun ini diramaikan oleh berbagai tren seru di media sosial, termasuk joget THR. Salah satu tren yang paling mencuri perhatian adalah joget TikTok bagi-bagi THR yang viral dan ramai diikuti banyak pengguna.

Gerakan energik dengan irama cepat ini seolah menjadi simbol perayaan hari raya dalam gaya kekinian. Namun, keseruan itu mendadak menjadi perdebatan ketika muncul isu bahwa tarian tersebut berasal dari tradisi Yahudi.

Tren joget TikTok dengan konsep bagi-bagi THR mulai ramai sejak awal bulan Syawal.

Tarian ini umumnya dipadukan dengan lagu bertempo cepat yang mendukung nuansa semarak lebaran.

Tidak sedikit masyarakat ikut menari sambil membagikan amplop THR kepada anak-anak dan keluarga.