Baca Juga: Orang Tua Bercerai, Bocah 10 Tahun Disiksa Sekeluarga hingga Tulang Kaki Bengkok
Warganet menuntut pertanggungjawaban dari PT Timah Tbk sebagai perusahaan tempatnya bekerja. Mereka menilai tindakan Dwi tidak mencerminkan nilai-nilai perusahaan.
Menanggapi hal ini, PT Timah Tbk akhirnya buka suara. Dalam pernyataan resmi di Instagram, perusahaan menyampaikan permintaan maaf.
"Perusahaan menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pihak yang merasa terganggu dengan aktivitas media sosial salah satu karyawan yang diduga menyebarkan informasi yang mendiskreditkan pihak tertentu," tulis pernyataan tersebut, seperti dikutip dari CNN Indonesia, Minggu (2/2/2025).
PT Timah Tbk juga menegaskan bahwa konten tersebut tidak mewakili budaya perusahaan. Perusahaan menekankan bahwa mereka menjunjung tinggi nilai etika dan harmoni.
