Pembahasan mengenai video tersebut kemudian berkembang menjadi peringatan soal maraknya tautan berbahaya yang menyertai konten viral. Banyak akun membagikan link dengan klaim video penuh atau full video untuk menarik rasa penasaran pengguna media sosial.
Baca Juga: Respons Cepat PT Vale Bantu Korban Puting Beliung dan Banjir di Pomalaa
Padahal, tautan semacam itu berpotensi mengarahkan pengguna ke situs phishing, pencurian data pribadi, maupun penipuan digital. Dalam beberapa kasus, korban dapat kehilangan akses akun media sosial hingga data perbankan setelah mengakses situs yang tidak aman.
Masyarakat diimbau lebih berhati-hati saat menerima tautan dari sumber tidak jelas. Pengguna internet juga diminta memastikan keamanan situs sebelum membuka link yang beredar luas di media sosial.
Selain itu, pengguna media sosial disarankan tidak mudah terpancing oleh narasi sensasional yang belum tentu sesuai fakta. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah penyebaran informasi menyesatkan sekaligus mengurangi risiko menjadi korban kejahatan digital. (C)
