Namun, sebagian besar tautan tersebut diduga merupakan jebakan siber yang berpotensi mengarah pada pencurian data pribadi pengguna internet. Modus ini dikenal sebagai phishing, yang kerap memanfaatkan isu viral untuk menarik korban.

Baca Juga: Viral Pasien Asal Wakatobi Dirujuk dengan Perahu Bodi Batang ke Baubau, Keluarga Sebut Kondisi Darurat

Pakar keamanan digital menjelaskan bahwa pelaku biasanya memanfaatkan rasa penasaran publik agar pengguna tanpa sadar mengklik tautan berbahaya. Setelah diakses, situs tersebut dapat meniru tampilan asli untuk mengelabui korban.

Modus Phishing di Balik Konten Viral

Tautan mencurigakan tersebut tidak hanya beredar di satu platform, tetapi juga muncul di TikTok, X, serta beberapa aplikasi pesan instan. Pola penyebaran ini membuat potensi paparan semakin luas.