Meski ramai diperbincangkan, identitas asli pemeran dan asal-usul video hingga kini belum dapat dipastikan secara independen oleh pihak berwenang.

Melansir dari laman Fajar, Rabu (20/5/2026), dalam sejumlah unggahan TikTok, muncul klaim sepihak mengenai perempuan yang disebut sebagai pemeran utama video tersebut. Salah satu akun yang membahas isu itu ialah akun TikTok @jurianto.22.

Akun tersebut menyebut perempuan dalam video mengaku menerima bayaran sebelum pembuatan konten dilakukan. Selain itu, perempuan tersebut disebut mengetahui bahwa video akan diunggah ke media sosial.

Narasi lain yang ikut beredar menyebut perempuan itu memperoleh bayaran sebesar 30.000 dolar Taiwan atau sekitar Rp 16 juta. Uang tersebut disebut digunakan untuk membantu kebutuhan pembangunan rumah di kampung halaman.

Selain itu, muncul pula klaim bahwa aktivitas serupa disebut telah dilakukan beberapa tahun terakhir. Namun, video tersebut baru ramai diperbincangkan setelah tersebar luas di internet.