Tindakan ini diambil sebagai langkah internal untuk meredakan situasi yang kian sensitif di masyarakat dan lingkungan sekolah.

Sementara itu, pencarian terhadap video tersebut kian meningkat di berbagai platform pencarian. Frasa seperti “link full Cikgu Fadhilah,” “video tanpa sensor,” hingga “download video Abang Wiring” menjadi tren pencarian yang menanjak tajam di Google.

Sejumlah platform seperti Telegram, Terabox, Mediafire, dan Google Drive turut menjadi sasaran warganet yang penasaran.

Namun, pencarian ini tidak tanpa risiko. Banyak tautan palsu beredar, mengandung malware, situs phishing, atau permintaan akses login ke media sosial.

Kondisi ini membuka peluang terjadinya pencurian data pribadi hingga kerugian finansial. Banyak pengguna yang justru menjadi korban penipuan digital saat mencoba mengakses tautan yang tidak jelas sumbernya.