Berdasarkan informasi yang beredar, ada dua video dengan durasi berbeda. Video pertama berdurasi 7 menit 11 detik, memperlihatkan seorang wanita tanpa busana yang tengah berbaring di kasur sambil melakukan panggilan telepon.
Tidak lama kemudian, seorang pria masuk ke dalam ruangan dan mulai merekam adegan vulgar tersebut. Sedangkan video kedua berdurasi 55 detik dan menampilkan adegan yang lebih eksplisit menyerupai hubungan intim.
Lokasi pengambilan video diduga berada di mess atau kontainer yang biasanya digunakan sebagai tempat tinggal para pekerja tambang. Dugaan ini semakin memperkuat narasi publik bahwa salah satu pemeran adalah karyawan di kawasan industri pertambangan Morowali.
Kapolres Morowali, AKBP Zulkarnain, menyatakan pihak kepolisian telah menindaklanjuti laporan masyarakat terkait beredarnya video itu. Ia menegaskan bahwa langkah pertama yang dilakukan adalah menyelidiki identitas kedua pemeran.
“Untuk saat saya arahkan untuk diselidiki,” ujar AKBP Zulkarnain, dikutip dari suara.com jaringan telisik.id, Kamis (21/8/2025).
