Namun, penelusuran menunjukkan bahwa banyak tautan yang beredar justru mengarah ke situs tidak jelas. Sejumlah pengguna melaporkan diarahkan ke halaman penuh iklan, permintaan data pribadi, atau unduhan mencurigakan.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terkait praktik phishing dan scamming yang kerap memanfaatkan momentum konten viral.
Baca Juga: Heboh Link Saylviee Gegerkan TikTok dan Google, Berikut Sosok dari Video Cosplay Paling Dicari
Phishing merupakan metode penipuan siber dengan menyamar sebagai pihak tepercaya untuk mencuri data sensitif, seperti kata sandi atau informasi pribadi. Modus ini sering menggunakan tautan palsu yang tampak meyakinkan. Dalam konteks video viral sok imut, pelaku diduga memanfaatkan rasa penasaran publik untuk menjebak korban.
Selain itu, beredar pula informasi bahwa video tersebut berasal dari unggahan kreator tertentu dan telah mengalami berbagai versi editan. Potongan pendek yang tersebar diduga sengaja dipilih untuk memancing perhatian, sementara klaim durasi panjang berfungsi sebagai umpan agar pengguna mencari tautan lanjutan.
