Baca Juga: Viral, Muncul Grup Gay di Facebook Sulawesi Tenggara dengan Kode Pelangi Beranggota hingga Puluhan Ribu

Namun sebagian besar tautan itu hanyalah jebakan berisi phishing, malware, atau iklan penipuan. Ribuan orang dilaporkan telah menjadi korban akibat mengeklik tautan yang tidak jelas sumbernya.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) belum memberikan pernyataan resmi mengenai dugaan pelanggaran konten dan penyebaran tautan berbahaya ini.

Namun, berbagai pakar keamanan siber mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan mengakses link yang belum terverifikasi. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani