“Berdasarkan laporan yang kami terima, menu yang disiapkan SPPG sebenarnya lengkap. Namun dalam video yang beredar hanya terlihat sebagian menu karena pihak sekolah menolak mengeluarkan paket makanan dari kendaraan distribusi,” ujar Nanik dalam keterangannya, seperti dikutip dari Kompas, Rabu (11/2/2026).

Nanik menyebutkan bahwa paket MBG yang disiapkan oleh SPPG tersebut terdiri dari beberapa komponen menu yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat. Komponen tersebut meliputi lele marinasi, tahu dan tempe ungkep, roti pizza, telur rebus, susu full cream, serta buah naga.

Ia menegaskan bahwa setiap menu dalam program MBG disusun dengan mempertimbangkan keseimbangan gizi dan standar keamanan pangan. Pemerintah, melalui Badan Gizi Nasional, terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program tersebut di berbagai daerah.

Baca Juga: Purbaya Pangkas Anggaran MBG jika Defisit APBN 2026 Lewat Batas 3 Persen dan Harga Minyak Kacau

“Program MBG menempatkan keamanan pangan dan kualitas gizi sebagai prioritas utama. Kami terus melakukan pemantauan serta evaluasi agar seluruh proses penyiapan hingga distribusi makanan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan,” tuturnya.