"Kami minta agar Direktur RSUD Gunungsitoli, dr. Julius Dawolo menerima aspirasi kami. Begitu juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nias. Namun, aspirasi kami itu hanya diterima oleh Sekertaris Dinas Kesehatan, RO Zandroto. Sementara pihak RSUD Gunungsitoli tidak dihadirkan," tuturnya.
Kepala Kepolisian Resor Nias, AKBP Wawan Iriawan ketika dikonfimasi, membenarkan keributan yang terjadi antara pendemo dengan petugas kepolisian yang mengawal aksi.
"Iya benar ada yang luka. Masih dalam lidik ini," katanya melalui WhatsApp.
AKBP Wawan Iriawan masih belum bisa menjelaskan motif keributan antara pendemo dan petugas kepolisian. Meskipun pendemo mengalami luka-luka akibat dipukul oleh aparat kepolisian.
"Mereka aksi demo saja," pungkas Kapolres Nias, AKBP Wawan Iriawan kepada Telisik.id mengakhiri. (B)
