“Pemerintah Jepang tidak pernah menyampaikan hal tersebut, dan isu ini bukan bagian dari pembahasan resmi antara Pemerintah Indonesia dan Jepang,” tulis KBRI Tokyo dalam rilis resminya yang diterima di Jakarta, seperti dikutip dari Tempo pada Selasa (21/7/2025).

Baca Juga: Heboh Wisata Seks Jepang Makin Marak Gegara Video Viral di TikTok

Viralnya isu ini diduga dipicu oleh beredarnya video sejumlah anggota komunitas Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang mengadakan konvoi dan membawa atribut organisasi di ruang publik Jepang.

Aksi ini menuai kritik dan dianggap kurang sensitif terhadap budaya lokal Jepang yang menjunjung tinggi ketertiban dan kesopanan di tempat umum.

Menanggapi hal ini, Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Tokyo, Muhammad Al Aula, mengatakan bahwa komunitas masyarakat Indonesia di Jepang memang aktif dalam berbagai bentuk organisasi, termasuk keagamaan, paguyuban, dan perguruan silat.