“Banyak pria tetap melanjutkan hubungan intim saat menyadari pelaku adalah laki-laki. Beberapa bahkan menjadi pelanggan tetap,” tulis laporan media lokal tersebut.

Video-video rekaman Sister Red yang tersebar juga membuka fakta mengejutkan lain, yaitu identitas para korban yang sebagian besar merupakan pria yang telah menikah.

Menurut Kepolisian Nanjing, jumlah korban mencapai 1.691 pria. Hal ini memicu kekhawatiran publik setelah diketahui bahwa Sister Red positif HIV, dan banyak korban kemudian terdiagnosis mengidap virus tersebut setelah pertemuan dengan pelaku.

Meski demikian, pihak berwenang belum merilis jumlah pasti individu yang telah terinfeksi.

“Dinas kesehatan bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk melakukan pelacakan terhadap individu yang mungkin telah terpapar virus HIV,” ujar perwakilan otoritas kesehatan Nanjing.