Ditambah lagi zaman sekarang teknologi berkembang dengan cepatnya. Menurut nya orang tua tidak hanya berperan sebagai ayah ibu pada umumnya melainkan juga harus menjadi posisi sebagai sahabat yang bisa memahami sang anak, jadi anak tersebut bisa nyaman ketika bercerita, berkeluh kesah, ataupun bertanya yang menurut banyak orang itu adalah hal yang tabu.
"Kan masih banyak nih stigma kalo bertanya ke orang tua nanti orang tua marah, kalo tanya ini itu orang tua gak mau jawab dan pada akhirnya anak kepo dan mencari lewat teknologi yang mungkin oleh si anak langsung ditelan mentah-mentah," jelas Maulida ketika dihubungi lewat WhatsApp.
Maulida juga menambahkan, hal ini menjadi tamparan sekaligus evaluasi untuk program-program yang mereka jalankan untuk remaja di Kabupaten Ponorogo belum dipahami betul oleh remaja-remaja ini.
Selain itu, Denok Krismonica selaku alumni Keguruan Universitas Muhammadiyah Ponorogo mengungkapan, hal ini sangat mirip dimana untuk usia seperti mereka adalah usia emas untuk terus belajar hal-hal positif.
"Harusnya di sekolah sih diberi informasi tentang bahaya seks di luar nikah," jelas Denok.
