Jeong mengatakan kepada mereka, 'Ini bukan kejahatan seksual. Anda hanya menerima kasih Tuhan'. Seperti yang dijelaskan dalam serial tersebut, dia sering memanipulasi korbannya untuk berpikir bahwa mereka tidak dapat melanggar perintahnya karena itu adalah kehendak Tuhan dan perintah dari Mesias.
Menurut informan, dia melakukan pelecehan seksual terhadap ratusan pengikut perempuan, bahkan anak di bawah umur. Salah satu korban yang akhirnya buka suara adalah Maple, yang merupakan seorang wanita muda dan mantan anggota dari JMS. Ia mengungkap pelecehan seksual yang dilakukan Jeong, bahkan setelah dibebaskan dari penjara.
"Sama sekali tidak mungkin Jeong Myeong-seok adalah Mesias. Dan JMS bukanlah tempat yang memenuhi kehendak Tuhan," tegas Maple.
Ia mengaku mengalami penderitaan dan trauma akibat kejadian itu. Namun, ia akhirnya berani mengungkap penderitaan yang selama ini ia alami.
Dikutip Cnbcindonesia.com, Setelah dokumenter tersebut tayang perdana, ada berbagai postingan komunitas online yang mengungkap alamat gereja-gereja cabang JMS ini.
