KUALA LUMPUR, TELISIK.ID - Kasus kematian seorang siswi di Malaysia, Zara Qairina Mahathir, kembali menjadi sorotan setelah beredarnya sebuah video di media sosial yang menyebutkan tubuh Zara sempat dimasukkan ke mesin cuci.

Video tersebut menimbulkan banyak spekulasi publik. Namun, pihak keluarga melalui pengacara memberikan klarifikasi tegas mengenai kabar yang beredar tersebut.

Pengacara keluarga Zara, Hamid Ismail dan Shahlan Jufri, menegaskan bahwa informasi mengenai Zara dimasukkan ke dalam mesin cuci sama sekali tidak benar. Mereka menyebut isu tersebut hanyalah spekulasi yang tidak berdasar.

“Kami mendesak wanita dalam video tersebut agar segera memberikan informasi langsung kepada pihak kepolisian untuk kepentingan penyelidikan,” kata Hamid Ismail dan Shahlan Jufri dalam pernyataan resmi, dikutip dari Tribunnews, Senin (18/8/2025).

Selain membantah kabar soal mesin cuci, pengacara juga meluruskan informasi mengenai penanganan Zara sebelum meninggal dunia. Mereka menolak klaim yang beredar di media sosial bahwa Zara baru dibawa ke Rumah Sakit Queen Elizabeth I pada pukul 8 pagi, 16 Juli 2025.