Setelah menggunakan istilah tersebut, Alawi mengaitkannya dengan upaya agar hati orang-orang beriman tertuju kepada kedua tempat suci. Ia juga menggunakan istilah yang berkaitan dengan penghormatan dan pengagungan terhadap Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Namun, penggunaan kata “menargetkan” dalam pernyataan tersebut mendapat reaksi dari sejumlah pengguna media sosial. Sebagian pengguna menilai pernyataan itu dapat dimaknai sebagai pembenaran terhadap serangan yang menyasar tempat ibadah.

Kemunculan rekaman tersebut berlangsung setelah otoritas Arab Saudi mengumumkan adanya upaya mencegat sebuah drone yang disebut bergerak menuju wilayah udara terlarang di sekitar Makkah.

Juru bicara koalisi pendukung pemerintah Yaman, Mayor Jenderal Turki Al-Maliki, mengatakan drone tersebut berhasil dicegat di wilayah selatan Makkah.

Menurut laporan Al Jazeera, Al-Maliki menyebut upaya tersebut sebagai tindakan “agresif dan teroris”. Ia juga mengatakan kejadian itu menjadi upaya kedua yang dikaitkan dengan serangan menuju Makkah.