Sementara itu, Kisah Robo Lahma juga dibagikan oleh Pendeta Welly Pudihang di akun sosial media facebook miliknya.
Baca Juga: Pansel Belum Umumkan 3 Besar Calon Sekda Muna, Ada Apa?
"Pa Ade Robo telah mengajarkan kepada kita untuk belajar menjadi "Manusia Sesungguhnya". Kerendahan hatinya membuktikan ia sangat mencintai sesama manusia. Pa Ade Robo adalah seorang Muslim taat namun di balik ketaatannya ia sangat mengenal ajaran Kristus, "Kasihilah Sesamamu Manusia", maklum Pa Ade Robo hidup di lingkaran keluarga Kristiani," tutur Pdt Welly dikutip Sindonews.com
Dia mengaku sungguh sangat bersyukur atas perjuangan panjang dan melelahkan ini, akhirnya tanah di mana berdirinya Gedung Gereja GMIM Efrata Rap-Rap Surat Hibah tanahnya telah diserahkan oleh pa Ade Robo kepadanya di hadapan Wakil Bupati Minahasa Selatan Pdt. Petra Rembang di saat GMIM Wilayah Semenanjung Tatapaan merayakan perayaan menyambut Natal tahun 2021.
Baca Juga: Terancam Gempa dan Tsunami, Pemda di Jatim Wajib Penguatan Mitigasi Bencana
