"Sehingga risiko importasi penyakit virus Marburg di Indonesia rendah," tulis Kemenkes.
Penularan Virus Marburg
Virus Marburg dapat ditularkan dari satu orang ke orang yang lain melalui darah dan cairan tubuh lainnya. Ini termasuk urin, saliva atau air liur, keringat, feses atau tinja, bekas muntahan, ASI, dan cairan semen atau sperma dari manusia baik masih hidup atau sudah meninggal yang terinfeksi virus Marburg.
Baca Juga: Viral Perpeloncoan Pelajar, Disuruh Adu Jotos hingga Telanjang Dada
Virus Marburg dapat masuk melalui kulit yang terluka atau membran mukosa yang tidak terlindungi seperti mata, hidung, dan mulut. Selain itu, virus ini juga dapat menyebar melalui alat-alat seperti pakaian, tempat tidur dan perlengkapannya, jarum suntik, serta alat medis yang telah terkontaminasi dengan darah atau cairan tubuh dari seseorang yang terinfeksi virus Marburg.
