"Kendari memang dikenal dengan kota jasa, makanya banyak orang datang bekerja, ditambah orang menetap juga bertambah," katanya kepada Telisik.id, Rabu (2/6/2021).
Para pendatang tersebut, tambah dia, tidak hanya membawa dirinya begitu saja, tetapi mereka juga membutuhkan belanjaan untuk memenuhi kebutuhannya, sehingga menambah volume sampah di Kota Kendari.
"Persentasi sampah naik, bisa sekitar 10-20 persen. Ini karena memang jumlah penduduk juga naik," pungkasnya.
Baca Juga: Kesadaran Warga Buang Sampah Sesuai Jadwal Masih Kurang
Hal tersebut juga dirasakan salah satu supir armada pengangkut sampah DLHK Kendari, Ansar. Ia mengaku sampah di Kendari volumenya semakin bertambah.
