CDC menyatakan bahwa penyelidikan baru saja dimulai, dan mereka sedang menyelidiki apakah pekerja tersebut mengenakan atau ditawari alat pelindung diri.

Melansir voaindonesia.com, seorang peternak di Michigan didiagnosis mengidap flu burung setelah menunjukkan gejala ringan pada mata. Hasil tes usap hidung menunjukkan hasil negatif, tetapi tes dari mata yang dilakukan pada Selasa (21/5/2024) menunjukkan hasil positif, mengindikasikan adanya infeksi mata.

Peternak tersebut mengalami gatal-gatal di matanya pada awal bulan ini, tetapi kondisinya tidak terlalu parah dan telah sembuh tanpa pengobatan khusus seperti oseltamivir, obat yang dianjurkan dalam penanganan flu burung.

Risiko penularan di kalangan manusia masih rendah, namun peternak yang berinteraksi langsung dengan hewan yang terinfeksi berada dalam risiko lebih tinggi.

Pejabat kesehatan menekankan pentingnya penggunaan alat pelindung diri, terutama untuk melindungi mata, bagi para pekerja di peternakan.