"Termasuk peningkatan kompetensi SDM yang menangani teknologi informatika mengingat tuntutan layanan pajak dan retribusi yang semakin tinggi, serta peningkatan kinerja BUMD dalam upaya peningkatan kontribusi terhadap pendapatan daerah," terangnya.

Wakil Bupati Kolut bersama Wakil Ketua I dan II DPRD Kolut saat rapat paripurna penyerahan dokumen LKPJ. Foto: Humas DPRD Kolut.

 

Poin ketiga yang disampaikan Wabup, yakni permasalahan klasik di sektor pendidikan khususnya distribusi guru pada sekolah-sekolah di pelosok, peningkatan kinerja pelayanan bidang kesehatan, pemeliharaan sarana dan prasarana infrastruktur wilayah, kelanjutan program revitalisasi kakao, peningkatan sektor perikanan, kepariwisataan, dan aspek lingkungan hidup.

"Kita berharap ke depan alokasi anggaran untuk penanganan permasalahan-permasalahan tersebut setidaknya dapat menghasilkan out come sesuai dengan masing-masing sektornya," katanya.

Selanjutnya, meski saat ini kita masih diperhadapkan dengan kondisi perekonomian yang masih melambat akibat wabah COVID-19 di mana pertumbuhan ekonomi masih tumbuh pada angka 2,66%.