Secara keseluruhan, lanjut Wabup,  pendapatan daerah mengalami over target sebesar 4,73%, antara lain bersumber dari penerimaan dana BLUD RS H.M Djafar Harun berupa hasil Jasa Pelayanan Medis berupa Jasa Klaim BPJS dari Oerasional dana COVID-19.

Baca Juga: 4 Tahun Pimpin Kolut, Duet Pasangan An-Nur Berhasil Tekan Angka Kemiskinan

Selanjutnya, dari sisi belanja daerah, berdasarkan APBD Perubahan tahun 2021, dari target Rp 960,23 milmar dapat direalisasikan sebesar Rp 941,88 miliar atau 98,09%.

Wakil Bupati Kolut saat menyampaikan sambutan Bupati Kolaka Utara. Foto: Muh. Risal H/Telisik

 

"Progres tersebut terdiri dari realisasi Belanja operasi sebesar Rp 528,88 miliar atau 97,22%, realisasi belanja modal sebesar Rp 224,83 miliar atau 98,75%, realisasi belanja tak terduga sebesar Rp 9,32 miliar atau 96,32%, dan belanja transfer terealisasi sebesar Rp 178,84 miliar atau 100%," tuturnya.