Lebih lanjut, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB ini menyampaikan, secara nasional, pada level kabupaten/kota, progres belanja daerah sebesar 98,09% sebetulnya yang tertinggi, namun pada saat pengumuman secara nasional, Kolut masih pada angka 96,49?n belum melakukan updating data terakhir sehingga kita masih pada urutan kedua nasional khusus realisasi belanja daerah.
Salah satu alokasi belanja daerah yang cukup besar tahun 2021 adalah alokasi anggaran untuk mencegahan COVID-19. Terdapat realisasi anggaran sebesar Rp 9,67 miliar untuk pembayaran Insentif tenaga kesehatan yang terlibat dalam penanganan COVID-19, Insentif Vaksinator COVID-19, pasar murah, dan operasional penanganan COVID-19.
"Kemudian Rp 2,61 miliar untuk perlindungan sosial, dan Rp 12,34 miliar dialokasikan untuk penanganan dampak ekonomi," ucapnya.
Sementara, dari sisi pembiayaan, dari target Penerimaan Pembiayaan Daerah sebesar Rp 76,40 miliar dapat direalisasikan sebesar Rp 65,94 miliar atau 86,31%.
"Kemudian untuk Pengeluaran Pembiayaan dari target sebesar Rp 48,46 miliar dapat direalisasikan 100%," tukasnya.
