Mantan Ketua DPC Demokrat Muna itu juga membantah pernyaaan Pj Wali Kota Makassar. Katanya, sangat tidak masuk akal bila warga Makassar yang meninggal akibat positif COVID-19 karena tertular di Muna.

"Justru sebaliknya, jangan sampai mereka yang membawa virus. Karena, kenyataanya sampai saat ini, yang hadir di kegiatan itu, alhamdulillah masih dalam kondisi sehat," ujarnya.  

Setelah membuka kegiatan di gereja itu pada tanggal 3 Maret lalu, Malik lalu mengisolasi diri selama 14 hari. Kemudian, melakukan tes kesehatan melalui alat pengukur suhu tubuh.

"Alhamdullilah, hasilnya normal," sebutnya.

Sementara itu, Direktur RS Raha, Dr Muhamad Marlin menerangkan, rapid test dilakukan untuk mendeteksi dini anti bodi. Bila dinyatakan positif berarti terpapar virus. Itu kemudian harus dibuktikan lagi melalui pemeriksaan swab.