"Birokrasi agar membantu saya sebagai pembantu bupati, sehingga nantinya bisa menjadi pembantu yang baik untuk menyukseskan pembangunan di Muna," pintanya.
Ia mengaku tidak pernah marah. Namun, sekali marah, nantilah dilihat apa yang akan ia perbuat. Karena itu, ia meminta bila ada kekeliruan dan kesalahan yang dilakukan, agar diingatkan.
"Hubungan kerja kita sama, hanya dibatasi SK saja. Di luar, kita sama-sama punya perasaan, makanya kita harus saling menghargai," pungkasnya. (C)
Reporter: Sunaryo
Editor: Haerani Hambali
