Bachrun sangat salut dengan semangat anak-anak berkebutuhan khusus itu. Meskipun barisan tidak lengkap, namun jiwa nasionalisme tetap terpatri di jiwa raga mereka.
"Saya sangat salut, walaupun dengan keterbatasan, tidak menyurunkan semangat mereka," kata Bachrun.
Sementara itu, guru SDLB ABCD, Osi dan Dorce Liu mengungkapkan, jumlah peserta yang mengikuti gerak jalan 15 orang. Setiap tahunnya, mereka ikut berpartisipasi dalam menyambut peringatan hari kemerdekaan RI, 17 Agustus.
"Kami ingin memperlihatkan bahwa anak-anak kami dengan segala keterbatasannya tetap semangat merayakan hari kemerdekaan," kata Osi. (B)
Penulis: Sunaryo
