Ferdinand Sapan menuturkan, rekrutmen PNS paruh waktu yang diwacanakan pemerintah pusat, kemungkinan lebih difokuskan pada tenaga honorer yang mempunyai kemampuan di bidang tertentu. Atau bisa pula, PNS part time itu direkrut dari tenaga di luar pemerintahan yang memiliki keterampilan khusus.

Namun saat ini, Ferdinand Sapan mengaku belum dapat berbicara banyak sebab rekrutmen PNS paruh waktu masih sebatas wacana di pusat dan belum mempunyai dasar hukum.

“Tapi itu juga solusi untuk mengatasi masalah honorer. PNS paruh waktu itu, contohnya hari ini saya jadi pegawai di instansi tertentu. Tapi sebenarnya saya ini adalah seorang konsultan. Namun, saya direkrut pemerintah karena punya keterampilan khusus. Seperti itu kira-kira. Tapi kita tunggu saja, apakah kebijakan itu yang akan diambil pemerintah nantinya,” tandasnya. (B-Adv)

Penulis: Sigit Purnomo

Editor: Haerani Hambali