China yang otoriter menganggap Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri sebagai wilayahnya dan telah berjanji suatu hari akan merebut pulau itu, bahkan dengan kekerasan jika perlu.

Baca juga: Berawal dari Makan Nasi, Usus Wanita Ini Bengkok hingga Dilarikan ke Rumah Sakit

Baca juga: Arab Saudi Izinkan Wanita Pakai Bikini, Merokok dan Berpelukkan dengan Lelaki di Pantai

Klaim Beijing terhadap Taiwan menguat dalam beberapa tahun terakhir, sehingga meningkatkan kekhawatiran bahwa pulau berpenduduk 23 juta orang itu bisa menjadi titik pertikaian utama dunia.

Pernyataan Biden bertentangan dengan kebijakan AS selama ini yang dikenal sebagai "ambiguitas strategis," di mana Washington membantu membangun pertahanan Taiwan tetapi tidak secara eksplisit berjanji untuk membantu pulau itu.