Selain kesejahteraan, Wagub Hugua juga menyoroti pentingnya transparansi, keadilan, tanggung jawab, dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai ASN.
Ia meminta, Kepala BPSDM Sultra untuk menekankan pemahaman tentang transparansi dalam melaksanakan pelayanan publik dalam orientasi ini.
"Transparansi itu artinya tidak ada yang ditutup-tutupi. Harus terbuka, jujur dan akuntabel dalam menjalankan tugas. ASN bukan lagi orang yang harus dilayani, tetapi justru menjadi pelayan masyarakat," jelasnya.
Sementara itu, Kepala BPSDM Sultra, Syahruddin Nurdin mengungkapkan, hingga Gelombang ke-6 ini, total peserta yang telah mengikuti orientasi mencapai 1.500 orang. Masih ada sekitar 2.000 PPPK lainnya yang akan menjalani orientasi di tahun 2025.
"Insya Allah, di pertengahan bulan Ramadan, kami akan kembali membuka orientasi untuk gelombang ke-7 dan ke-8. Kami juga berharap bapak gubernur berkenan hadir untuk membuka gelombang selanjutnya," kata Syahruddin.
