Menurut laporan CNSA yang diterima telisik.id, Sabtu (4/10/2025), saat foto tersebut diambil, Tianwen-2 berada sekitar 43 juta kilometer dari Bumi dan 45 juta kilometer dari targetnya, asteroid 2016HO3.
Selama perjalanannya, wahana tersebut telah menyelesaikan sejumlah uji orbit penting, termasuk pengujian perangkat pengambil sampel dan pemeriksaan sistem elektronik.
Semua instrumen dilaporkan berfungsi normal, memungkinkan tim ilmuwan di Bumi untuk mulai menerima data berharga dari ruang angkasa.
CNSA menjelaskan bahwa misi Tianwen-2 diluncurkan pada 29 Mei 2025 sebagai bagian dari upaya China untuk memperluas studi tentang asal-usul tata surya.
Misi ini memiliki dua target besar: mengumpulkan sampel dari asteroid 2016HO3 yang berada di dekat orbit Bumi, serta melanjutkan eksplorasi ke komet sabuk utama 311P di wilayah yang lebih jauh dari Mars.
