“Rencana mau pergi di By Pass, tapi mending di sini dulu, masih hangat-hangatnya ini tempat,” ujar Sunartin, seorang warga Raha yang saat itu tampak menggendong anaknya sambil menikmati suasana sekitar monumen.

Pantauan telisik.id di lokasi menunjukan, pasca diresmikan, monumen ini sempat menyebabkan penumpukan kendaraan. Karena itu, aparat kepolisian dari Satlantas Polres Muna terlihat mengawal arus lalu lintas guna menghindari kemacetan.

Di sekitar area monumen, geliat ekonomi kecil pun mulai muncul. Sejumlah pedagang makanan seperti siomay dan jajanan ringan tampak memanfaatkan keramaian ini untuk mencari rezeki.

Tak hanya warga lokal, para pelancong yang baru tiba dari Pelabuhan Tampo dan hendak menuju Buton Tengah pun tertarik singgah di lokasi ini.

Salah satunya adalah Zakaria, seorang pengendara asal Buton Tengah yang memuji kondisi monumen tersebut.