1. Menyeru pada kebaikan
Berdebat merupakan hal yang diperintahkan selama untuk menetapkan kebenaran dan membatalkan kebatilan. Tentu saja harus dengan cara yang baik.
Sebagaimana Firman Allah SubhanahuwaTa’ala dalam surah An-Nahl ayat 125 di atas.
Berdebat pun perlu bukti sebagai sandaran kebenaran, sebagaimana Firman Allah SWT:
“Dan mereka (Yahudi dan Nasrani) berkata, “Tidak akan masuk surga kecuali orang Yahudi atau Nasrani.” Itu (hanya) angan-angan mereka. Katakanlah, “Tunjukkan bukti kebenaranmu jika kamu orang yang benar.”” (QS. Al-Baqarah 111).
