“Sesungguhnya petunjuk yang baik, cara yang baik dan tidak berlebih-lebihan adalah satu bagian dari dua puluh lima bagian kenabian.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud).
Berdebat menggunakan cara yang buruk pasti akan menghasilkan hasil yang buruk pula. itulah pentingnya memahami adab berdebat.
Melansir Republika.co.id, seseorang yang mengajukan alasan dalam berdebat dan membantah hendaklah dilakukan dengan cara yang baik dan lemah lembut dalam berbicara.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
"Berbicaralah kamu (Musa) berdua kepadanya (Fir’aun) dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan dia sadar atau takut [QS. Thaha (20): 44].
