Maksud dari hadis itu yakni dalam memilih nama bayi harus dipastikan arti, makna dan tujuannya menurut Islam. Hindari menggunakan nama dengan arti buruk dan berdampak pada kehidupannya kelak.
Salah satu contohnya adalah Balqis (ketua jin), Harb (perang), Zaqwan/Zaquan (anak jin).
Dikutip dari Republika.co.id, Nabi Muhammad SAW bersabda, "Kamu akan dipanggil pada Hari Kebangkitan dengan namamu dan nama ayahmu, maka milikilah nama yang baik." (HR Abu Dawud).
Nama tidak boleh menunjukkan jejak syirik atau asosiasi yang menyekutukan Allah, misalnya 'Abd al-Ka'bah, 'Abd al-Nabi, atau 'Abdul-Husain (hamba Ka'bah atau hamba Nabi, atau hamba Al Husain) karena kita semua adalah hamba Allah saja.
Nabi SAW mengubah nama yang buruk beberapa sahabat menjadi baik.
