Terangnya, selain itu fasilitas untuk menunjang pembangunan perpustakaan nasional  juga sudah disiapkan dengan batuan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 1 milyar.

"Tapi semua perabot belum bisa digunakan sekarang, semua masih digudangkan. Nanti setalah masuk tahun 2020 baru akan digunakan,” ungkapnya.
 

Selain itu, tambah dia, untuk memudahkan akses perpustaakan, pihaknya akan meluncurkan buku berbasis digital.

"Nama aplikasinya I-Wakatobi. Rencananya akan di launching tahun ini, setelah HUT Wakatobi. Semoga saja bisa terealisasikan," ungkapnya.

Tambah dia, Pengadaan buku digital itu bertujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat.