"Jangan mudah percaya dengan berita hoaks yang sumbernya tidak bisa dipercaya. Karena biasanya yang membuat hoaks adalah mereka yang memiliki ketakutan untuk vaksin. Jadi tidak perlu dikembangkan," ujarnya.

Oleh karena itu, ia mengimbau kepada seluruh pejabat lingkup Pemda Konsel agar mengikuti vaksin sinovac tahap II tersebut sebelum vaksin massal untuk masyarakat dilaksanakan.

"Rencananya, vaksin massal untuk masyarakat bakal dilaksanakan setelah dilakukan clasten pelayan publik terlebih dahulu. Setelah itu baru masuk di pelaku-pelaku usaha," tutupnya.

Untuk diketahui, Kabupaten Konsel saat ini menjadi peringkat terakhir angka kasus COVID-19 di Indonesia. (B)

Reporter: Hamka Dwi Sultra