JAKARTA, TELISIK.ID - Wakil Ketua MPR RI Dr. H. M Hidayat Nur Wahid, MA menyayangkan sikap Presiden Jokowi yang membiarkan pengaktifan calling visa untuk Israel.
Menurut Anggota DPR Fraksi PKS Ini, pengaktifan calling visa itu ditengarai sebagai bagian dari soft diplomasi untuk normalisasi hubungan politik dengan Israel. Padahal antara Indonesia dan Israel tidak ada hubungan diplomatik.
Apalagi, sebelum ini Presiden Jokowi telah menyatakan secara terbuka seruan boikot terhadap Israel, sebagai bentuk dukungan atas perjuangan Palestina.
“Pada 2016, Presiden Jokowi secara heroik menyerukan dan mengajak negara-negara muslim di KTT Organisasi Kerja Sama Islam untuk memboikot Israel. Seharusnya seruan ini sungguh-sungguh diperjuangkan oleh pemerintah RI, bukan malah mengaktifkan calling visa untuk Israel,” ujar Hidayat dalam keterangan tertulisnya yang diterima Telisik.id Jumat pagi (27/11/2020).
Alumnus HMI ini khawatir dengan pengaktifan kembali calling visa untuk Israel, ini bisa berlanjut kepada normalisasi hubungan dan pembukaan hubungan diplomatik kedua negara. Karena sejak era Presiden Soekarno normalisasi itu sudah ditolak.
