Para pedagang sangat antusias mengikuti rapid test ini karena mereka ingin mendapat pelayanan terbaik. Bahkan, mereka meminta ditambah jumlahnya.

"Namun kita harus mengikuti metodologi yang dilakukan UGM Yogyakarta," terang Wakil Wali Kota Yogyakarta, Drs Heroe Poerwadi, MA.

Pasar Beringharjo Timur menjadi lokasi dengan sampel terbanyak yakni 89 orang, Pasar Giwangan 36 orang, Pasar Kranggan 25 orang, Pasar Demangan 24 orang, Pasar Kotagede 21 orang, Pasthy 18 orang, Pasar Serangan 13 orang, Pasar Sentul 13 orang Pasar Pathuk 9 orang dan Pasar Karangwaru 4 orang.

Proses pengambilan sampel darah sebagian besar dilakukan di sejumlah Puskesmas dengan mengundang para pedagang. Sementara itu, khusus di pasar Beringharjo dilakukan di lantai tiga karena ada tempat yang mencukupi untuk dilakukan rapid test.

Wakil Walikota Yogyakarta belum bisa memberikan keterangan terkait hasil rapid test yang sudah digelar di hari pertama kemarin.