Keikutsertaan MAN 1 Kendari didukung oleh program pendidikan yang telah berjalan di lingkungan madrasah, yakni Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) dan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R).

Melalui kedua program tersebut, murid memperoleh pembelajaran mengenai perencanaan kehidupan berkeluarga, kesehatan reproduksi, serta ketahanan mental dan sosial remaja. Materi tersebut menjadi bagian dari upaya membekali generasi muda agar mampu memahami persoalan kependudukan dan mempersiapkan masa depan.

Ketua OSIMA MAN 1 Kendari, Fathurrahman Al Diaz, menyampaikan kebanggaannya karena dapat mewakili pelajar Sulawesi Tenggara dalam pertemuan tersebut. Ia mengatakan, kegiatan itu memberinya pemahaman lebih luas tentang peran remaja dalam merencanakan masa depan dan membangun ketahanan keluarga.

“Kami sangat bersyukur dan bangga bisa berdiri di sini mewakili pelajar Sultra. Melalui kegiatan ini, kami banyak belajar mengenai pentingnya peran remaja dalam merencanakan masa depan yang matang, serta bagaimana membangun ketahanan keluarga sejak dini sebagai fondasi utama kemajuan bangsa,” ungkap Fathurrahman.

Wakil Ketua OSIMA MAN 1 Kendari, Andini Muda Triinayah, juga menilai pertemuan tersebut memberikan pengalaman baru melalui interaksi dengan pelajar dari berbagai daerah. Menurut dia, kesempatan itu membuka ruang untuk bertukar wawasan dan membangun kolaborasi antarremaja.