Menurutnya, pemerintah juga tetap optimis untuk terus fokus menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi daerah akibat dampak pelemahan ekonomi global melalui optimalisasi anggaran terkait dengan pengendalian inflasi daerah.
"Sebagaimana telah dijabarkan ke dalam program dan kegiatan pelayanan untuk mendukung keterjangkauan harga dan daya beli masyarakat, kelancaran distribusi dan transportasi, ketersediaan bahan pangan serta bantuan untuk masyarakat rentan terdampak resiko sosial," ujarnya.
Baca Juga: PT Tiran Diduga PHK Karyawan Sepihak, DPRD Segera RDP
Pasangan Siska Karina Imran ini menambahkan, beberapa hari ke depan pihak eksekutif akan segera melaksanakan penyusunan rencana kerja dan anggaran di tingkat OPD, dan selanjutnya akan merampungkan penyusunan rancangan perubahan APBD tahun 2022.
Kemudian, dalam waktu yang tidak terlalu lama, nota keuangan rancangan Perubahan APBD Kota Kendari tahun 2022 akan segera diajukan untuk dibahas bersama.
