Bila terdapat perbedaan pandangan mengenai kebijakan Pemerintah Kota Kendari, Siska menyatakan siap membuka ruang diskusi untuk mendengarkan aspirasi dan menyempurnakan hal-hal yang perlu dibenahi.

Namun, ia menekankan setiap persoalan sebaiknya diselesaikan melalui dialog yang baik, bukan dengan tindakan yang berpotensi merusak citra daerah.

"Kerusakan yang kita mulai sendiri, pada akhirnya hanya akan membuka peluang bagi pihak lain untuk ikut merusak daerah ini," terang Siska.

Siska juga menekankan setiap pendapat dan diskusi hendaknya disampaikan dengan cara yang beretika dan santun, bukan dengan tindakan yang merusak.

"Kita semua di sini sama. Kendari adalah kota yang multikultur dan multietnis, maka kita harus saling menjaga, saling melindungi, dan saling merangkul untuk memajukan Kota Kendari," ujarnya.