"Memang ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, tapi masih dalam batas yang bisa dikendalikan. Yang terpenting stoknya tersedia dan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok," kata Siska Karina Imran.

Selain memantau harga, Wali Kota turut meninjau kondisi lingkungan pasar. Salah satu titik yang diperiksa adalah lokasi pembuangan sampah di sekitar Pasar Mandonga. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kebersihan tetap terjaga di tengah meningkatnya aktivitas jual beli menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Stok kebutuhan pokok dipastikan tersedia saat Wali Kota Kendari melakukan sidak pasar menjelang Hari Raya Idul Fitri. Foto: Ist.

 

Rangkaian sidak kemudian berlanjut ke Pasar Sentral Kendari. Di lokasi tersebut, perhatian difokuskan pada perkembangan harga telur dan ayam potong yang menjadi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri.

Hasil pemantauan menunjukkan harga telur berada pada kisaran Rp 70 ribu hingga Rp 75 ribu per rak. Sebelumnya, komoditas tersebut dijual dengan harga antara Rp 60 ribu hingga Rp 67 ribu per rak. Sementara itu, harga ayam potong berada pada kisaran Rp 70 ribu hingga Rp 90 ribu per ekor, naik dari sebelumnya sekitar Rp 60 ribu per ekor.