Sedangkan untuk meningkatkan produktivitas sawah di Amohalo, wali kota menambahkan, dalam waktu dekat akan dibangun tanggul pengendali banjir di sekitar areal persawahan Amohalo. Fasilitas ini bisa sekaligus bermanfaat sebagai irigasi sawah yang selama ini masih menggunakan sistem tadah hujan.
Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari Siti Ganef menjelaskan, panen kali ini merupakan panen perdana untuk tahun 2021. Di Kelurahan Baruga terdapat potensi sawah seluas 700 hektare, namun baru 450 hektare yang berproduksi dengan jenis padi Mekongga.
Baca Juga: DPRD Buton Lepas Aset Bandara Jadi Milik Pemkab Wakatobi
Kadis Pertanian mengaku, untuk mendukung pengembangan persawahan di kawasan Amohalo, cukup banyak bantuan yang telah disalurkan di antaranya 4 unit rumah penggilingan padi, 1 unit vertikal dryer, 7 unit sumur bor dan jaringan jalan usaha tani sepanjang 6 km, embung dan lantai jemur masing-masing 6 unit .
"Bantuan traktor roda dua sebanyak 22 unit roda empat 7 unit, bantuan pompa air 14 unit, handsprayers sebanyak 26 unit, bantuan cultivator sebanyak 11 unit dan bantuan combined 5 unit, 1 kondisi rusak dan baik 4 unit," jelasnya.
